UM Buton
Workshop Kurikulum UM Buton Perkuat Implementasi OBE dan MBKM untuk Tingkatkan Mutu Lulusan

Workshop Kurikulum UM Buton Perkuat Implementasi OBE dan MBKM untuk Tingkatkan Mutu Lulusan

10 Jun 2026 Administrator

BAUBAU, Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum yang berlangsung pada 12–13 Agustus 2025 di Aula Gedung Korea UM Buton. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis universitas untuk memastikan kurikulum yang diterapkan di setiap program studi tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan pendidikan nasional.

Workshop yang diikuti para ketua program studi dan dosen di lingkungan UM Buton tersebut menghadirkan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Prof. Drs. Ahmad, M.Pd., Ph.D., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan penguatan mengenai pengembangan kurikulum berbasis luaran pembelajaran (Outcome-Based Education/OBE) dan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UM Buton, Dr. Ernawati Malik, SE., M.Ak., menjelaskan bahwa pembaruan kurikulum menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perubahan yang berlangsung cepat pada berbagai sektor. Perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, peserta tidak hanya menerima materi konseptual, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang selama ini diterapkan di masing-masing program studi. Melalui diskusi dan telaah bersama, berbagai aspek yang masih perlu diperkuat berhasil diidentifikasi sebagai dasar penyusunan kurikulum yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Salah satu hasil penting dari workshop tersebut adalah dimulainya penyusunan dan revisi kurikulum di tingkat program studi. Kurikulum yang sedang dikembangkan diarahkan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip OBE dan MBKM secara lebih komprehensif sehingga proses pembelajaran dapat menghasilkan capaian lulusan yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang selaras dengan kurikulum baru. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara capaian pembelajaran, metode pengajaran, serta sistem evaluasi yang diterapkan di kelas.

Sebagai tindak lanjut, setiap program studi akan menyampaikan draf kurikulum hasil penyempurnaan kepada narasumber pada 28 Agustus 2025 untuk memperoleh masukan dan evaluasi lanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memastikan kualitas kurikulum yang disusun memenuhi standar akademik dan kebutuhan pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan ini, UM Buton berharap dapat menghasilkan kurikulum yang lebih inovatif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kualitas lulusan. Kurikulum yang adaptif diyakini menjadi salah satu kunci penting dalam memperkuat reputasi perguruan tinggi sekaligus menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mengimplementasikan hasil penyusunan kurikulum di masing-masing program studi. Komitmen tersebut menjadi pijakan bagi UM Buton dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berkualitas, dan relevan dengan tuntutan zaman.

Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UM Buton